DIAGNOSA PENYAKIT BOVINE EPHEMERAL FEVER (BEF) PADA TERNAK SAPI POTONG DENGAN METODE CERTAINTY FACTOR DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL
DOI:
https://doi.org/10.30646/tikomsin.v4i2.269Abstract
Kabupaten Gunungkidul merupakan gudangnya ternak sapi potong di Daerah Istimewa Yogyakarta dan beroptimis mampu mendukung program nasional pemerintah mencapai swasembada daging sapi. Usaha peningkatan jumlah populasi ternak bukan tanpa hambatan, banyak tantangan yang harus dihadapi salah satunya serangan Penyakit Bovine Ephemeral Fever (BEF). Hal ini diperburuk dengan minimnya jumlah mantri ternak untuk melakukan pendampingan. Pendampingan perlu dilakukan karena kesalahan diagnosa berakhir pada potong paksa, disisi lain solusi penambahan pegawai terkendala dengan adanya moratorium pengangkatan pegawai. Oleh karena itu diperlukan inovasi solusi dalam kondisi tersebut, yaitu dengan memanfaatkan teknologi komputer untuk membangun sistem pakar yang memiliki kemampuan selayaknya seorang mantri ternak dalam melakukan diagnosa. Sistem pakar ini bertujuan membantu peternak mendiagnosa Penyakit Bovine Ephemeral Fever (BEF). Dalam proses penarikan kesimpulan, sistem menggunakan metode Certainty Factor (CF), penentuan bobot CF dilakukan oleh pakar dari domain yang bersangkutan. Sistem menyajikan persen tingkat keyakinan keterjangkitan beserta rekomendasi solusi penyembuhan. Dengan dibangunnya sistem pakar diagnosa Penyakit Bovine Ephemeral Fever (BEF) peternak terbantu dalam mendapatkan kepastian terjangkit atau tidaknya ternak sapi oleh penyakit tersebut untuk kemudian dapat diambil langkah – langkah penyembuhan serta pencegahan yang dapat dilakukan sendiri oleh peternak tanpa pendampingan petugas mengingat kurangnya jumlah mantri ternak yang ada.
Kata kunci : Â ternak sapi, bovine ephemeral fever, sistem pakar, certainty factor.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
