PEMBUATAN HTML5 GAME SEBAGAI MEDIA CERITA DAN PENGETAHUAN SEJARAH KEBUDAYAAN KOTA SOLO
DOI:
https://doi.org/10.30646/tikomsin.v5i1.287Abstract
Kraton Mangkunegaran Solo merupakan salah satu tempat paling bersejarah di Solo, juga merupakan obyek wisata yang paling banyak dikunjungi oleh wisatawan. Tak kurang dari 10.000 wisatawan asing mengunjungi tempat ini setiap tahun. Namun, berbagai media konvensional yang digunakan untuk menarik minat wisatawan masih kurang dapat diandalkan karena banyak keterbatasan interaksi dan visualisasi pada penyampaiannya. Sebuah Mobile Game dapat digunakan sebagai cara yang berbeda untuk dapat menyampaikan nilai kebudayaan kota solo dan menarik minat wisatawan. Dengan memanfaatkan fungsi komunikasi Game sebagai media naratif, maka dapat dibuat sebuah game yang memuat nilai sejarah.Permainan 2D Platformer menggunakan HTML5 Canvas berjudul “Petualangan Pangeran Sambernyawa†dikembangkan menggunakan game engine Construct 2. Menggunakan Adobe Photoshop dan CorelDraw untuk pembuatan design karakter, latar belakang, dan tampilan muka permainan. Dan memanfaatkan HTML5 Canvas sebagai display media dan dikonversi menggunakan CocoonJS agar berjalan di platform android.
Kata kunci: Mobile Game, Pembelajaran, Sejarah,  Kota Solo.
Downloads
Published
2017-04-10
Issue
Section
Articles
Citation Check
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
Â

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
